EVALUASI TERAPI DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS NITA KABUPATEN SIKKA

Penulis

  • Tarsisius Jemading Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius
  • Maria Christanti Mariance Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius
  • Irene Trisnawati Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius

Kata Kunci:

Diare, Balita, Terapi Diare, Rasionalisme Pengobatan

Abstrak

Diare adalah suatu keadaan dimana buang air besar yang terjadi berulang kali minimal 3 kali sehari dengan konsistensi feses yang cair. Diare yang berlebihan menyebabkan kehilangan cairan dan dalam kondisi berat menyebabkan kematian, terutama pada anak-anak Tujuan penelitian adalah mengetahui ketepatan terapi diare pada pasien balita di Puskesmas Nita. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif retrospektif dengan teknik pengambilan sampel yaitu sampling jenuh. Penelitian ini dilakukan terhadap modul Penggunaan obat Rasional (POR) dari 42 pasien balita yang mengalami diare di Puskesmas Nita. Jenis Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah One Sample T test pihak kiri. Hasil penelitian menunjukan dari 42 pasien, balita dengan jenis kealmin perumpuan paling banyak menderita diare yaitu 22 orang (52,4%) dengan jenis obat yang paling banyak diresepkan yaitu zinc sebanyak 39 obat (50%). Rasionalitas penggunaan obat diare berdasarkan pedoman Kemenkes RI 2011 untuk tepat dosis (97,1%), tepat obat (100%), kategori tepat indikasi (100%).

Unduhan

Diterbitkan

2024-08-31

Cara Mengutip

Jemading , T., Mariance , M. C., & Trisnawati, I. (2024). EVALUASI TERAPI DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS NITA KABUPATEN SIKKA. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Farmasi, 1(2), 32–35. Diambil dari https://jurnal1.akfarstfransiskusxaverius.ac.id/index.php/jikf/article/view/10