POLA PERESEPAN OBAT ANTIBIOTIK DI INSTALASI RAWAT JALAN PUSKESMAS MAGEPANDA BULAN OKTOBER SAMPAI BULAN DESEMBER TAHUN 2023

Penulis

  • Nelly Kurniawati Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius
  • Ernesta Trisnawati Rui Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius
  • Kristina Yulianti Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius

Kata Kunci:

Pola peresepan, Antibiotik, Puskesmas Magepanda

Abstrak

Mikroorganisme, suatu kategori luas organisme mikroskopis dengan satu atau lebih sel seperti bakteri, jamur, parasit, dan virus, masuk ke dalam tubuh dan berkembang biak, menyebabkan penyakit infeksi. Untuk infeksi bakteri, antibiotik adalah obat yang paling sering diresepkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola peresepan obat antibiotik di Instalasi Rawat Jalan Puskesmas Magepanda pada bulan Oktober sampai Desember 2023. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan Teknik pengambilan sampel Purposive sampling. Lembar observasi digunakan untuk mengumpulkan data, yang terdiri dari observasi resep langsung pada pasien rawat jalan yang mendapat terapi obat antibiotik di Puskesmas Magepanda. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 265 resep, jenis antibiotik yang biasa digunakan di puskesmas Magepanda yaitu Amoxicillin, Cefadroxil, Kloramfenikol syr, Siprofloksasin, Cotrimoxazole, Clindamycin, Cefixime, Erythromycin. Persentase pola peresepan obat antibiotik di puskesmas magepanda yang terdiri dari usia terbanyak yaitu pada usia balita 0-5 tahun (23,4%). Jenis infeksi penyakit yang paling banyak yaitu penyakit ISPA (36,2%). Obat antibiotik yang paling banyak yaitu Amoxicillin tablet (64,5%),  jumlah antibiotik yang terbanyak yaitu 10 dosis (72,8%), regimen dosis yang terbanyak yaitu 3x500mg (56,6%), dan lama penggunaan antibiotik yang terbanyak yaitu 3 hari (76,6%)

Unduhan

Diterbitkan

2024-08-31

Cara Mengutip

Kurniawati, N., Rui , E. T., & Yulianti, K. (2024). POLA PERESEPAN OBAT ANTIBIOTIK DI INSTALASI RAWAT JALAN PUSKESMAS MAGEPANDA BULAN OKTOBER SAMPAI BULAN DESEMBER TAHUN 2023. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Farmasi, 1(2), 36–42. Diambil dari https://jurnal1.akfarstfransiskusxaverius.ac.id/index.php/jikf/article/view/11