Analisis Kuantitatif Ekstrak Etanol 96% Daun Tarum (Indigofera tinctoria L.) dengan Metode Spektrofotometri Ultraviolet-Visible (UV-Vis)
Abstrak
Tanaman tarum (Indigofera tinctoria L.) telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional, khususnya daunnya yang digunakan untuk mengatasi sakit kepala dan mempercepat penyembuhan luka. Namun, belum ada penelitian yang secara khusus melakukan skrining fitokimia terhadap kandungan senyawa aktifnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan metabolit sekunder dari daun tarum seperti alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, steroid, dan terpenoid. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan metode pre-experimental design, menggunakan teknik purposive sampling dan random sampling. Setelah dikeringkan pada suhu ruang, daun tarum dihaluskan dan diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan etanol 96% selama tiga puluh empat jam. Uji fitokimia dilakukan dengan mengamati perubahan warna, endapan, serta buih setelah ditambahkan pereaksi. Menurut hasil skrining, daun tarum mengandung flavonoid, saponin, tanin, dan steroid, tetapi tidak mengandung alkaloid dan terpenoid. Uji kuantitatif menggunakan spektrofotometri UV-Vis menunjukkan kadar flavonoid total sebesar 15,75%.




