ANALISIS KADAR MAGNESIUM (Mg2+), DAN BIKARBONAT (HCO3-) PADA MATA AIR PANAS BLIDIT KECAMATAN WAIGETE KABUPATEN SIKKA

Penulis

  • Facru Ichsan Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius
  • Micie Elsye Sariwating Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius
  • Kamelya Abidin Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius
  • Maria Dua Ona Keban Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius

Kata Kunci:

mata air panas, magnesium, bikarbonat, titrasi

Abstrak

Sumber air bawah tanah yang muncul ke permukaan secara alami disebut mata air. Mata air panas merupakan sumber mineral yang baik seperti natrium, litium, yodium, besi, fosfat, kalium, nitrat, kalsium, magnesium, klorin, bikarbonat, dan sulfur. Mata air panas memiliki khasiat dalam bidang kesehatan yang dapat membunuh kuman atau bakteri yang menyerang kulit seperti kurap, eksim, dan gatal-gatal. Tujuan penelitian untuk menganalisis kadar magnesium dan bikarbonat pada mata air panas Blidit. Jenis penelitian eksperimental dengan desain penelitian yaitu one shot case study. Metode yang digunakan dalam penentuan kadar magnesium menggunakan titrasi kompleksiometri dan penentuan kadar bikarbonat menggunakan titrasi alkalimetri. Hasil menunjukkan bahwa pada penentuan kadar pada mata air panas Blidit diperoleh kadar magnesium 0,442 mg/L dan kadar Bikarbonat 87,85 mg/L. Hasil pengujian ini menunjukan bahwa analisis magnesium dan bikarbonat mengandung kadar positif pada mata air panas Blidit.

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-11

Cara Mengutip

Ichsan, F., Sariwating , M. E., Abidin, K., & Keban, M. D. O. (2025). ANALISIS KADAR MAGNESIUM (Mg2+), DAN BIKARBONAT (HCO3-) PADA MATA AIR PANAS BLIDIT KECAMATAN WAIGETE KABUPATEN SIKKA . Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Farmasi, 2(2), 27–30. Diambil dari https://jurnal1.akfarstfransiskusxaverius.ac.id/index.php/jikf/article/view/24