Manajemen Obat High-Alert dan LASA di Rumah Sakit: Integrasi Pedoman Global, Regulasi Nasional, dan Praktik Keselamatan Pasien

Penulis

  • apt nellykurniawati Program Studi Diploma 3 Farmasi Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius
  • Abraham Program Studi Diploma 3 Farmasi, Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius
  • Fransiskus Program Studi Diploma 3 Farmasi, Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius
  • Evy Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Borneo Lestari

Kata Kunci:

High-Alert Medications, Look-Alike Sound-Alike, manajemen penyimpanan obat, keselamatan pasien, medication error

Abstrak

High-Alert Medications (HAM) termasuk di dalamnya obat Look-Alike Sound-Alike (LASA) merupakan kelompok obat berisiko tinggi yang sering berkontribusi pada medication error dengan dampak klinis serius hingga kematian. Berbagai pedoman internasional (ISMP, WHO, ASHP) dan regulasi nasional menekankan pentingnya pengelolaan obat berisiko tinggi di rumah sakit, namun implementasinya masih bervariasi. Artikel ini bertujuan menelaah manajemen HAM dan LASA melalui integrasi pedoman global, regulasi nasional, serta praktik keselamatan pasien, sekaligus mengidentifikasi kesenjangan implementasi di Indonesia.Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan HAM dan LASA membutuhkan pendekatan sistemik sepanjang medication-use process, dengan penyimpanan sebagai early safety barrier penting. Strategi utama meliputi penilaian risiko, penyusunan daftar HAM/LASA, segregasi penyimpanan, pelabelan hingga satuan dosis terkecil, pembatasan akses, double-check system, standarisasi lokasi, penggunaan penanda visual, serta integrasi teknologi seperti barcode verification dan resep elektronik. Regulasi nasional melalui Permenkes, BPOM, dan SNARS memperkuat implementasi melalui kebijakan organisasi, pelatihan, audit, dan monitoring berkelanjutan.Meskipun kerangka kebijakan telah tersedia, implementasi di rumah sakit Indonesia masih menghadapi keterbatasan teknologi, beban kerja tenaga farmasi yang tinggi, pelatihan berkelanjutan yang belum optimal, serta pengawasan yang masih perlu diperkuat. Integrasi pedoman global dan regulasi nasional menjadi kunci peningkatan keselamatan pasien dan mutu pelayanan kefarmasian.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-21

Cara Mengutip

nellykurniawati, apt, Lameng, A. C. M. A., Lameng, F. X., & Dharmayati, E. (2026). Manajemen Obat High-Alert dan LASA di Rumah Sakit: Integrasi Pedoman Global, Regulasi Nasional, dan Praktik Keselamatan Pasien. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Farmasi, 3(1), 1–19. Diambil dari https://jurnal1.akfarstfransiskusxaverius.ac.id/index.php/jikf/article/view/29