Aktivitas Antipiretik Ekstrak Etanol 70 % Sansevieria trivasciata Prain Pada Hewan Uji Mencit (Mus musculus) Yang Dinduksi Pepton

Penulis

  • Facru Ichsan Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius
  • Ernesta Trisnawati Rui Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius
  • Maria C Mariance Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius
  • Eufrasia Ivana Baza sekur Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius

Kata Kunci:

Sansevieria trifasciata, antipiretik, ekstrak etanol, Mus musculus, flavonoid

Abstrak

Sansevieria trifasciata Prain (lidah mertua) mengandung flavonoid, alkaloid, dan saponin yang berpotensi sebagai agen antipiretik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas ekstrak etanol 70% daun S. trifasciata dalam menurunkan suhu tubuh mencit (Mus musculus) yang diinduksi demam menggunakan pepton. Ekstrak diberikan secara oral kepada 25 ekor mencit pada dosis 200, 300, dan 400 mg/kg berat badan, dibandingkan dengan kontrol negatif (Na-CMC 1%) dan kontrol positif (parasetamol). Suhu tubuh diukur secara rektal setiap 30 menit hingga 180 menit setelah perlakuan. Data dianalisis menggunakan uji nonparametrik Kruskal–Wallis dan uji post hoc Mann–Whitney koreksi Bonferroni dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak S. trifasciata menurunkan suhu tubuh mencit secara signifikan dibandingkan kontrol negatif, dengan dosis 300 mg/kgBB menunjukkan efek paling konsisten dan mendekati efektivitas parasetamol. Peningkatan dosis hingga 400 mg/kgBB tidak meningkatkan efek secara bermakna (p= 0.407). Aktivitas antipiretik ekstrak diduga terkait dengan senyawa flavonoid, alkaloid, dan saponin melalui modulasi jalur COX-prostaglandin. Kesimpulannya, ekstrak etanol 70% daun S. trifasciata memiliki aktivitas antipiretik nyata pada model demam pepton, dengan dosis 300 mg/kgBB sebagai dosis optimal.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-21

Cara Mengutip

Ichsan, F., Rui, E. T., Mariance, M. C., & sekur, E. I. B. (2026). Aktivitas Antipiretik Ekstrak Etanol 70 % Sansevieria trivasciata Prain Pada Hewan Uji Mencit (Mus musculus) Yang Dinduksi Pepton. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Farmasi, 3(1), 38–46. Diambil dari https://jurnal1.akfarstfransiskusxaverius.ac.id/index.php/jikf/article/view/33