Evaluasi Persepsi Pasien terhadap Perubahan Pelayanan Farmasi Rawat Jalan setelah Pemisahan Layanan di RSUD dr. T.C. Hillers Maumere
Kata Kunci:
persepsi pasien, pelayanan kefarmasian, farmasi rawat jalan, rumah sakitAbstrak
Perubahan sistem pelayanan kefarmasian melalui pemisahan pelayanan Farmasi Rawat Jalan dari Farmasi Rawat Inap dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan bentuk penataan pelayanan yang diterapkan di RSUD dr. T.C. Hillers Maumere. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi persepsi pasien terhadap perubahan pelayanan Farmasi Rawat Jalan setelah dilakukan pemisahan pelayanan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode survei yang dilaksanakan pada Juli 2026. Responden berjumlah 62 pasien yang pernah berobat di RSUD dr. T.C. Hillers Maumere sebelum perubahan pelayanan farmasi dan masih menerima pelayanan setelah perubahan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner lima item dengan skala Likert lima tingkat, mulai dari jauh lebih buruk hingga jauh lebih baik, dan dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi positif terhadap perubahan pelayanan ditemukan pada aspek kenyamanan selama menunggu obat (98,4%), pelayanan secara keseluruhan (95,2%), kejelasan alur pelayanan (91,9%), kecepatan pelayanan (90,3%), dan ketertiban antrean (88,7%). Berdasarkan skor total, 98,4% responden memiliki persepsi positif, sedangkan 1,6% tidak merasakan perubahan dan tidak terdapat responden dengan persepsi negatif. Pemisahan pelayanan Farmasi Rawat Jalan secara umum dipersepsikan positif oleh pasien. Penyempurnaan tetap diperlukan terutama pada aspek kecepatan pelayanan, ketertiban antrean, dan penyampaian informasi mengenai alur pelayanan.




