Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol 70% Kulit Batang Tere (Zanthoxylum myriacanthum) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus

Penulis

  • Masni Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius
  • Trijayanti Tandirerung Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius
  • Maria Christanti Mariance Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius
  • Ernesta Trisnawati Rui Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius
  • Kandidas Salun

Kata Kunci:

Staphylococcus aureus, Antibakteri, Kulit batang tere (Zanthoxylum myriacanthum), Difusi cakram

Abstrak

Kulit batang tere (Zanthoxylum myriacanthum) merupakan tanaman dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Wangka, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada untuk membantu mengatasi bisul. Pemanfaatan tersebut berkaitan dengan keberadaan senyawa aktif seperti tanin, alkaloid, saponin, dan steroid, yang diketahui berpotensi memberikan efek antibakteri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan ekstrak etanol 70% kulit batang tere dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan rancangan posttest only with control group. Kulit batang tere diekstraksi melalui proses maserasi menggunakan etanol 70%, kemudian aktivitas antibakterinya ditentukan dengan metode difusi cakram dengan konsentrasi 25%, 50%, dan 75%. Pengujian dilakukan di Laboratorium Fitokimia dan Mikrobiologi Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius Maumere. Hasil pengujian menunjukkan adanya peningkatan daya hambat seiring bertambahnya konsentrasi ekstrak. Diameter zona hambat rata-rata pada konsentrasi 25%, 50%, dan 75% berturut-turut adalah 8,68 ± 1,46 mm, 10,38 ± 1,88 mm, dan 15,90 ± 3,49 mm. Konsentrasi 75% menghasilkan penghambatan paling besar dan termasuk kategori kuat.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-31

Cara Mengutip

Masni, Tandirerung, T., Mariance, M. C., Rui, E. T., & Salun, K. (2026). Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol 70% Kulit Batang Tere (Zanthoxylum myriacanthum) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Farmasi, 3(2), 88–92. Diambil dari https://jurnal1.akfarstfransiskusxaverius.ac.id/index.php/jikf/article/view/49