IDENTIFIKASI BAKTERI Coliform PADA AIR MINUM YANG DIJUAL DI DEPOT AIR MINUM DI DESA LELA KABUPATEN SIKKA

Penulis

  • Tarsisius Jemading Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius
  • Fransiska Dua Lair Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius
  • Maria Sisilia Alfrida Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius

Kata Kunci:

air minum, Coliform, Most Probable Number (MPN)

Abstrak

Usaha yang mengolah air mentah menjadi air minum dan menjualnya langsung kepada klien disebut dengan depot air minum. Kualitas air minum saat ini masih belum jelas karena kemungkinan besar akan tercemar oleh mikroorganisme. Faktor- faktor yang mempengaruhi kontaminasi bakteri yaitu tempat penjualan yang kurang diperhatikan kebersihannya, lokasi di pinggir jalan raya yang menyebabkan debu atau kotoran menempel pada alat dan mesin pengisian air, fasilitas depot yang kurang memadai dan petugas yang bekerja tidak mencuci tangan. Oleh karena itu, tujuan penelitian yaitu mengidentifikasi adanya bakteri Coliform pada air minum yang di jual di depot air minum di Desa Lela.  Metode penelitian yang digunakan yaitu MPN (Most Probable Number) ragam I. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh air minum tercemar Coliform dengan jumlah MPN dalam 100 ml air pada sampel A 12 MPN/100 ml, uji B 27 MPN/100 ml dan uji C 4 MPN/100ml, melebihi persyaratan yang ditetapkan PerMenKes No. 492/MenKes/Per/IV/2010 yaitu 0 dalam 100 ml air.

Unduhan

Diterbitkan

2024-02-12

Cara Mengutip

Jemading , T., Lair , F. D., & Alfrida , M. S. (2024). IDENTIFIKASI BAKTERI Coliform PADA AIR MINUM YANG DIJUAL DI DEPOT AIR MINUM DI DESA LELA KABUPATEN SIKKA. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Farmasi, 1(1), 21–25. Diambil dari https://jurnal1.akfarstfransiskusxaverius.ac.id/index.php/jikf/article/view/7